Thursday, June 10, 2010

tentang pencinta

aku akan katakan padamu, kita pasti akan tiba pada suatu saat yang biasa, seperti suatu ketika yang telah lama kita nantikan,, (gie)

maka ku katakan akulah pendusta itu,,

jika engkau pikir aku adalah malaikat, maka engkau keliru,, aku lebih dari malaikat, karena aku punya kehendak,,
jika kau pikir aku setan, maka engkaupun keliru, karena aku lebih berbakat untuk menyaru menjadi manusia,,
jika kau pikir aku manusia, maka engkau pasti keliru, karena aku adalah apa yang engkau pasti salah mengartikannya,,,

sudahlah,,
kukatakan apa saja pasti kau tak peduli, karena engkau tak sayang aku,,
percuma kutulis sajak, karena engkau pasti tak mampu merasakannya,,,
percuma kulakukan semua inginmu karena aku bukan inginmu,,

maka seperti yang setiap orang harap di tahun baru,,

akupun berdoa, meski aku tahu mereka melihatku berlutut di depan berhala,,
dan kamu tahu benar berhala itu,,

aku berdoa,
Ya Tuhan (aku berusaha lebih universal)
aku ingin di tahun ini engkau anugerahkan aku, seorang yang mampu membenciku dengan semua cintanya,, dan akupun akan memberikannya cintaku pada setiap kebenciannya,,

Ya Tuhan,
anugerahkan aku hati yang paling rapuh, biar bisa kutangisi setiap kisahku dengan airmatamu, biar kurasakan benar aku adalah seorang manusia, biar kulukis pedihnya dengan setiap waktu kepasrahanku kepadaMu,, aku adalah abuMu Tuhan,,

Ya Tuhan,
tunjukkanlah aku keadilanMu, dimana setiap pecinta akan Kau berikan Luka, biar mereka ingat keberadaan CintaMu Ya Tuhan,,
dimana setiap rasa benci akan Kau berikan cinta biar mereka Tahu, pedihnya mencinta,,,

biar terbuka matahatitelinga kami,,

akupun berdoa meski aku berlutut di depan berhala,,
berhala itu adalah kamu
berhala itu adalah cintaku pada selain Kamu,,,

ahh, akhirnya kita akan tiba,,,
kita akan sampai,,

dan aku masih saja mencinta,,,